Pinjaman Online Alami Sharia, Pelopor Hijrah Financial yang Anti Riba

Pinjaman Online Alami Sharia

Pinjaman online Alami Sharia merupakan rekomendasi fintech dengan sistem Peer 2 Peer Lending yang berbasis syariah. Merupakan platform pinjaman berbasis online dari PT Alami Fintek Sharia untuk mencatat penyaluran pembiayaan perusahaan hingga limit Rp 1 triliun.

Pinjaman Online Alami Sharia
unsplash.com

Syarat Pinjaman Online Alami Sharia

Fintech Alami Syariah merupakan jenis pinjol yang secara resmi berada di bawah naungan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK. Secara signifikan, Alami Sharia telah menunjukkan eksistensinya di tengah berbagai tantangan ekonomi yang saat ini berlangsung. Total dana pinjaman bagi para nasabah telah menyentuh angka hingga Rp 5,6 triliun, terhitung sampai dengan bulan Desember 2023 yang lalu.

Pinjaman online ini berfokus pada pendanaan modal dan pembiayaan kebutuhan keuangan untuk usaha mikro, menengah, hingga segmentasi kecil. Dengan pendanaan yang produktif bagi seluruh sektor usaha, platform ini cukup efektif untuk memenuhi kebutuhan dana tambahan bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Syarat Mengajukan Pinjaman Online Alami Sharia

Seluruh sektor usaha bisa mengajukan fintech syariah resmi OJK yang satu ini, apabila tidak mengandung unsur yang buruk atau bersifat haram dan dilarang oleh agama, seperti usaha peternakan babi, alkohol, bisnis narkoba, judi, dan lain sebagainya. Syarat lainnya adalah para calon peminjam harus memiliki usaha yang sudah berjalan dan tertulis secara resmi dalam naungan PT, CV, maupun yayasan.

Semua jenis usaha ini tidak menyalahi aturan kesyariahan agama Islam dan berlokasi di wilayah Jabodetabek, dengan masa berdiri tidak kurang dari 1 tahun. Sebelum melakukan peminjaman, para nasabah harus menyerahkan rekening koran selama 6 bulan terakhir serta memiliki jaminan yang resmi.

Alami Sharia, Jadi Pelopor Hijrah Financial yang Bersifat Syariah

Banyak orang belum terlalu familiar dengan jenis fintech Alami Sharia. Padahal, platform ini merupakan pelopor pendiri pinjaman berbasis syariah yang bisa diakses secara online. Pendanaan ini bersifat syariah, untuk pembiayaan usaha tanpa adanya unsur riba. Cara kerja pembiayaan fintech syariah ini dengan menjembatani antara pelaku UMKM dengan pendananya. Dengan kata lain, fintech ini bekerja untuk memberikan pendanaan secara menyeluruh untuk memajukan UMKM di Indonesia.

Jenis Pinjaman Online Alami Sharia

Terdapat berbagai jenis pembiayaan UMKM dalam platform ini. Salah satunya adalah Invoice Financing. Merupakan pembiayaan dengan berdasar pada bukti tagihan atau yang juga sering kita kenal sebagai invoice. Bukti tersebut mengacu pada talangan atau qardh dari pemilik UMKM kepada pihak ketiga atau payor.

Jenis pembiayaan ini terjadi apabila pemilik usaha dapat menerima pendanaan tambahan setelah menunjukkan bukti tagihan yang diperlukan. Nantinya pihak fintech akan mengajukannya kepada pemberi dana melalui bukti tagihan tersebut. Jika penawaran mendapatkan persetujuan dari pihak ketiga, maka selanjutnya akan dilakukan akad wakalah bil ujrah. Setelah itu, proses peminjaman uang akan berlangsung dan dikenai jatuh tempo penagihan hutang.

Meskipun kerap berjalan dengan baik tanpa hambatan, Invoice Financing juga memiliki risiko yang membersamai. Kebanyakan berasal dari pihak ketiga yang tidak juga melakukan pembayaran tagihan kepada penerima dana. Akibatnya, terjadi telat bayar hingga kredit macet yang merugikan. Sehingga para pengusaha yang mengajukan dana dengan sistem ini, sebaiknya memahami lebih dalam. Sehingga dapat mencari solusi ketika terjadi hal tersebut.

Demikian tadi berbagai ketentuan, syarat, serta sistem kerja pinjaman online Alami Sharia yang menerapkan sistem syariah di dalamnya. Secara keseluruhan, fintech ini telah resmi secara syariah tanpa memasukkan unsur riba di dalam seluruh rangkaian proses pendanaan.

You May Also Like

About the Author: penulis penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *